7 bulan PhD, how is it going?

PhD boleh dikata adalah perjalanan yang dituntut untuk melampaui batas limit pengetahuan manusia. Idealnya ya. Meski tidak semua orang akan menjadi pemenang Nobel 😁

Tanggal 1 bulan depan artinya 7 bulan perjalanan sebagai mahasiswa PhD. Waktu yang baik untuk melakukan refleksi. Sempat kesulitan mengalami penyesuaian di awal-awal, alhamdulillah sekarang bisa menemukan ritme kerja yang dirasa optimal. Perjalanan PhD kalau boleh saya bilang adalah perjalanan yang sunyi karena jenjang ini adalah jenjang dengan kemandirian tingkat tinggi. Meski kolaborasi sangat dianjurkan, namun kemauan untuk bergerak dan mencari secara mandirilah yang lebih berperan. Terlebih, supervisor saya memiliki ~200 mahasiswa PhD di MEET Battery Research Center dan Helmholtz Institute Münster. Praktis setiap mahasiswanya hanya bertemu 3 kali selama masa studi.

Kata orang kantor, 1 tahun pertama biasanya sampah, penuh trial dan error, masa-masa menghabiskan kesalahan teknis, barulah kemudian di tahun kedua dan ketiga biasanya terlihat hasil. Namun tiga tahun kontrak yang saya tanda tangani tentu menjadi pengingat agar tahun pertama tidak terbuang sia-sia. Eksperimen di lab tidak selalu mulus, namun saya pikir ada di jalur yang tepat. Saya juga ingin tetap menikmati perjalanannya, maka mantra work-life balance sebisa mungkin harus tetap dijaga.

Suatu kesyukuran hasil riset saat studi master terbit juga bulan ini. Entah hanya perasaan saya atau memang iya, hal ini membuat rekan kantor semakin respect sama orang Kebumen ini🤣.

Di sini, fokus riset saya adalah menginvestigasi permukaan elektroda baterai. Maka dari itu saya menjadi penanggung jawab X-ray Photoelectron Spectroscopy (XPS) khusus Divisi Material. Artinya rekan kantor yang ingin melakukan pengukuran XPS harus mendapat “ya” dari saya. Apabila alasanya masuk akal secara saintifik dan XPS memang alat terbaik untuk memberi jawabannya, kemudian saya bantu mereka mengoperasikan dan menganalisis data. Tentu dengan mahasiswa sebanyak 200 orang, kami harus mengatur sebisa mungkin agar sampel yang diukur adalah yang prioritas.

Masih kurang lebih 29 bulan lagi perjalanan. Semoga senantiasa dimudahkan dan diberkahi Allah. Aamiin aamiin aamiin!

Münster, 21.09.21

Leave a Comment