Kala itu di status facebook
Bandung, 14 Juni 2014
Alhamdulillah segala puji hanya bagi Allah, Tuhan semesta Alam. Tak terasa kini aku akan menghadapi -SBMPTN-. Kata yang (mungkin) paling ingin dihindari oleh anak anak kelas 12, termasuk aku. Bahkan sejak awal kelas 12. Sekitar dua minggu lalu aku memang harus menghadapi kenyataan bahwa aku tidak termasuk orang yang beruntung melalui jalur undangan.
Sedih? Jelas.
Planning liburan buyar semua. Mental down. Kacau.
Tapi Allah lebih tau,
Banyak hal selepas hari itu yang kudapat di sini. Untuk Keluargaku terutama ibu, aku gak tau harus gimana mengucapkan terimakasih :’).
Sungguh aku merasakan betul disini bu. Ketika jauh darimu, setiap nafasku aku merasakan doamu disini. Aku tau disepertiga malam terkahir, pasti ada yang tersampaikan disini.
Terimakasih juga kepada kakak kakak Perhimak Bandung yang telah memfasilitasi kami sedemikian rupa, sehingga kami mendapat lingkungan belajar yang hidup. Terimakasih juga untuk temen temen seperjuangan disini, kalian semua super 🙂
Terimakasih juga untuk teman temanku yang sudah diterima, yang selalu menguatkanku. Memberiku semangat.
Kata kata “Semangat ya! Aku tau kemampuanmu kok. Kami menunggu kamu disini!” itu menjadi dorongan yang sangat sangat besar bagi aku. Dan aku mengucapkan banyak terimakasih untuk kalian dengan kalimat luar biasa itu.
Terkesan lebay? Mungkin. Tapi ini lah yang kurasakan sebagai pejuang SBMPTN.
Saat itu,
Waktu hari hari setelah pengumuman, aktifitas apa saja terasa hambar. Liat sosmed, banyak yg update keterima, bukan tak bahagia, tapi hanya bisa tersenyum kecut. Aku yakin betul yg mengalami nasib sepertiku pasti sangat mengerti perasaan ini.
Allah memang lebih tau,
Saat itu aku yakin, aku masih berhak untuk tersenyum. Aku yakin ini hanyalah masalah waktu. Ini bukan akhir, Allah hanya ingin memberikanku jalan lain yang lebih baik.
Saat itu aku teringat kembali perkataan Ibu. Bahwa harapan harus disertai kepasrahan.
Kini H-3 SBMPTN.
Maaf pasang status terlalu panjang. Aku hanya ingin doa dari kalian buatku, umumnya buat pejuang SBMPTN lain, agar bisa dilancarkan dan diberi yang terbaik menurut Alloh SWT. Aku juga minta maaf atas segala salah ya
Lebih dari sebulan yang lalu aku memang telah datang disini untuk bertempur di medan ini.
Semoga setiap lelah disini, setiap rindu yang datang selama ini, bisa terbayar lunas di Juli nanti.
Yang aku tau, aku telah berusaha keras. Untuk hasil esok, aku telah belajar banyak dari kemarin. Aku serahkan hanya kepada Alloh.
Namun teman, jika memang aku gagal menyusul kalian menimba ilmu disana, aku akan tetap tersenyum, karena setidaknya aku telah berusaha keras untuk itu, karena Alloh mungkin ingin memberi jalan yang lain bagiku.
Ohya, untuk Pejuang SBMPTN lain, semangat ya. Besok itu adalah panggung kita 🙂 Apapun yang terjadi, harus tetap semangat!
Ingat,
Allah memang lebih tau, Alloh itu Maha Mengetahui 🙂
4.5 setengah berlalu

Bandung, 27 Januari 2019
Diri ini menginjakkan kaki di Bandung setelah lebih 4 tahun. Kala itu saya masih ingat sekali harus mengubur mimpi saya berkuliah di ITB. Perjuangan mengejar ITB memang masih sangat berkesan dan sangat panjang untuk dituliskan pada laman wordpress.
Hari ini, setelah sekian puluh purnama, saya berkesempatan kembali ke sini, kampus terbaik bangsa.
Nostalgia!
Aku masih ingat sekali berjalan dari masjid itu dengan kondisi sempoyongan. Bukan karena fisik yang lelah, tapi karena ruhani yang seolah tak kuat menahan kenyataaan.
Hari ini, qadarullah diri ini datang dengan kondisi yang berbeda. Atas kuasa Allah-lah diri ini bisa menjadi mahasiswa di salah satu kampus terbaik di Taiwan. Di departemen terbaik di Taiwan. Dengan fasilitas riset serba lengkap.
Hari ini, adalah hari di mana membuat saya harus banyak-banyak bersyukur kepada Allah, Tuhan semesta alam. Hari ini, adalah hari di mana terbukti bahwa Allah sesuai dengan prasangka hambaNya. Hari ini, adalah pembuktian firmanNya bahwa sesuatu yang baik bagimu belum tentu baik bagi Allah dan sesuatu yang buruk menurutmu belum tentu buruk bagi Allah.
Terima kasih Allah, Alhamdulillah. Maha Besar Engkau dengan KuasaMu.